-->

Perannya Kena Kritik Lagi, Amanda Manopo Disebut Sengaja Nempel Mulu ke Arya Saloka: Gumoh Dah Tuh!

 


Buletin Banten - Lagi-lagi akting Arya Saloka dan Amanda Manopo di sinetron Ikatan Cinta jadi sorotan. Akting Amanda Manopo saat memerankan Andin ke Arya Saloka dianggap lebay.

Wajar bila Amanda Manopo mendalami perannya, sebab berkat peran ini Amanda Berhasil meraih banyak penghargaan baik nasional dan internasional. Saking mendalami akting sebagai pasangan sinetron, Arya Saloka dan Amanda Manopo bahkan dijodohkan di dunia nyata oleh fans fanatik.


Tak segan, Putri Anne istri Arya Saloka justru mendapat bullyan sampai didoakan cerai oleh fans yang dianggap berlebihan itu. Terkait alur cerita Ikatan Cinta belakangan ini kembali memunculkan pro kontra.

Apalagi kalau bukan sikap Andin yang diceritakan hamil dan manja ke Aldebaran. Bagi sebagaian penonton sikap Andin yang diceritakan sebagai perempuan yang sudah memiliki anak, dinilai terlalu manja dan lebay.


"Kalau ada beberapa orang yg gak seneng karena andin manja2, mungkin mereka maunya Aldebaran yg manja2 ke Andin. Gitu aja om, pasti pada gumoh dah tu. Yg nonton juga seneng, kasihan kali dia yg liat scene manis Al Andin kita pada ketawa, pasti mereka misuh2, hidupnya terlalu kaku kaya Aldebaran di awal2 IC. Boleh dah tuh Om, Al nya aja yg di suruh manja ke Andin," tulis seorang fans.


Pernyataan itu direpost oleh Kru Ikatan Cinta, Bramuzsky dari salah seorang penonton. Sementara tindakan kru Bramuzsky merepost sejumlah postingan pendapat tentang alur sinetron juga dinyinyiri pihak yang kontra.


Akun salah satu kru itu disalahkan karena dianggap tak memilah lebih dulu mana yang harus dan tak di repost. Beberapa akun fans malah meminta supaya yang nyinyir terhadap kemesraan Al dan Andin dibiarkan.


Menanggapi keributan fans ini, kru sinetron tak mau ambil pusing. Ia bahkan sengaja meminta fans lain mengungkapkan pendapat mereka yang lain. "Kuy siapa lagi yg mau direpost", timpalnya. ***

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel