-->

Penampakan Tembok 2 Meter Tutupi Akses ke Rumah Warga di Medan



Buletin Banten - Akses menuju rumah salah satu warga di Medan, Sumatera Utara (Sumut), ditutup tembok. Pemilik rumah menceritakan awal mula akses ke rumahnya ditutup tembok.
Pantauan detikcom, Rabu (27/10/2021), rumah tersebut terletak di kawasan Jalan Ringroad, Medan. Tampak ada tembok sekitar 2 meter yang berdiri di depan rumahnya.

Tembok itu terlihat berdiri tepat di depan rumah tersebut. Dari bagian depan, tampak lahan ditutup paving block.

Sang pemilik rumah, Toga Raja Manurung (78), menyebut tembok itu berdiri tepat di depan pintu pagarnya. Dia menyebut tembok itu sudah ada sekitar 4 bulan lalu.

"Yang paling parah 4 bulan ini lah ditembok ini," kata Toga.

Toga mengatakan tanah yang ada di luar pagar itu diklaim punya pemilik kafe yang ada di samping rumahnya. Padahal, menurut Toga, tanah itu merupakan milik Pemko Medan.

"Dia bilang itu miliknya, padahal milik Pemko Medan. Jadi trotoar pun dirusak, drainase pun ditutupi. Seharusnya nggak bisa begitu," ucap Toga.

Penampakan dari depan tembok tutupi akses ke rumah warga di Medan. (Datuk/detikcom)
Toga menyebut lahan itu dijadikan tempat parkir. Menurutnya, drainase yang ada di lahan itu juga ditutupi paving block.

"Iya drainase, trotoar jalan dan sisa-sisa tanah pembebasan dulu milik Pemko Medan, 4 meter itu. Jadi kalau nggak ditutupi trotoar dengan drainase itu nggak bisa mereka parkir. Ditutup itu biar bisa parkir," sebut Toga.

Toga mengaku sudah mengadukan masalah ini ke DPRD Medan. Namun, katanya, belum ada tindak lanjut soal tembok yang menutupi akses masuk ke rumahnya itu.

Dia berharap Pemko Medan memberi solusi agar akses ke rumahnya bisa dilalui lagi. Dia mengaku sekarang harus masuk lewat gang di sisi lain rumahnya. Dia menyebut pemilik kafe menjadi kondisi tersebut sebagai alasan membangun tembok di depan pagar rumah Toga.

"Ini lewat gang ini (Gg Dame) lah keluar-masuknya. Ceritanya begini ya sehingga lewat sini, jalan ini kan dibangun Ring Road itu dibangun. Tingginya 2 meter. Jadi kalau 2 meter dari sini nggak bisa lagi naik mobil. Jadi minta tolong dengan tetangga di sini yang kebetulan dulu, duluan di sini sudah dari sini dulu dibuka menunggu bisa naik ke sana. Gitu, makanya ini sementara," sebut Toga.

"Itu dalihnya, 'Ah kau ke sana bukan ke sini' jadi begitu dalihnya," sambungnya.

Viral-Bobby Bakal Cek

Masalah ini viral lewat video menunjukkan akses jalan menuju salah satu rumah warga di Medan ditutup tembok. Wali Kota Medan Bobby Nasution bakal mengecek hal tersebut.

Dalam video itu, tampak seorang pria sambil memegang berkas menunjukkan tembok di balik pagar rumahnya. Pria itu memperlihatkan sejumlah berkas.

Dalam video itu, pengunggah menyebut warga Jalan Ring Road, Tanjung Rejo, Medan Sunggal, Toga Raja Manurung (78), mengadukan nasib yang diterimanya kepada Bobby. Warga itu disebut kesulitan gara-gara akses menuju rumahnya ditutup tembok sejak 4 bulan terakhir.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan bakal mengecek hal tersebut. Dia menyatakan bakal menegur pihak yang bersalah terkait viral pembuatan tembok dan pemasangan beton di drainase tersebut.

"Nanti saya cek ya. Karena memang itu kan pertama itu jalan nasional, tentunya drainasenya juga biasanya pengelolaannya drainase-drainase nasional. Kami pemerintah daerah hanya boleh merapikan saja, membersihkan saja. Nanti kalau ada yang menyalah di situ tetap memang wewenang dari kami. Nanti coba saya akan lihat, nanti kalau memang menyalah kita kasih teguran," ujar Bobby.[detik]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel