-->

PBSI Sumut Mendadak Nonaktifkan Kepengurusan PBSI Medan, Ada Apa?



Buletin Banten - Berita mengejutkan datang dari jajaran PBSI Kota Medan. Kepengurusan PBSI Kota Medan di bawah kepemimpinan Ketua Ali Yusran Gea dan Sekum Ahmad Haswin tiba-tiba dinonaktifkan oleh pengurus PBSI Sumatera Utara.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLSumut, beberapa petinggi PBSI Sumut yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Namun mereka tidak bersedia memberikan penjelasan rinci mengenai alasannya.



Sementara Ketua PBSI Medan, Ali Yusran Gea yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut hanya memberikan tanggapan ringan. Menurutnya, sikap PBSI Sumut tersebut menunjukkan arogansi dalam memimpin induk organisasi olahraga.

"Sikap PBSI Sumut sangat arogan dan secara moral sangat merugikan warga PBSI," kata Ali Yusran, Jumat (8/10).

Lebih lanjut Ali Yusran menjelaskan, PBSI merupakan organisasi induk cabang olahraga yang mempunyai aturan sebagaimana yang tercantum dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Namun, hal ini terkesan diabaikan oleh pengurus PBSI dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang didasarkan pada kepentingan sepihak.

"Ini sangat kacau, AD/ART tidak berguna lagi. PBSI ini dibuat seperti perusahaan pribadi," ujarnya.

Saat ditanya mengenai apakah hal ini berkaitan dengan tingginya kontestasi bursa calon ketua jelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI Sumatera Utara, Ali Yusran mengaku tidak menampik kemungkinan adanya keterkaitan dengan hal tersebut.

Namun, menurutnya, sikap memimpin organisasi olahraga seperti ini jelas tidak pantas.

"Harus dilawan sikap-sikap arogan seperti ini," tegasnya.

Kepengurusan PBSI Medan di bawah kepemimpinan Ketua Ali Yusran Gea dan Sekretaris Ahmad Haswin terbentuk atas hasil Muskot yang telah diadakan di Aula Gedung PBSI Sumut pada 19 April 2021 lalu.

Sejak terbentuk, kepengurusan ini langsung melakukan berbagai kegiatan seperti kunjungan ke sejumlah klub yang terdaftar di PBSI Kota Medan untuk melakukan verifikasi kepengurusan di setiap klub yang ada.(RMOL)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel