-->

Hina Habib Rizieq dan Sebut Sabu Halal, Komika McDanny Dilaporkan ke Polisi



Buletin Banten - Danny Jaya Wardhana atau dikenal komika McDanny diadukan ke polisi oleh Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) terkait ucapan yang diduga mengandung unsur kebencian atau penghinaan. Ucapan itu terdapat dalam sebuah potongan video dan beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat McDanny yang menggunakan topi warna hitam berdiri dengan seorang wanita. Sambil diselingi dengan suara musik, Danny mulanya sempat menyapa wanita berkerudung yang berada di acara tersebut. Ia lalu menyinggung Habib Rizieq.

Kemudian, Danny juga sempat terdengar menyinggung narkotika jenis sabu dan minuman bir. Video yang sudah tersebar itu bahkan beberapa waktu lalu sempat menjadi perbincangan netizen dan trending di Twitter dengan hastag #TangkapMcDanny.

Wakil Sekretaris Pekat, Sonny Chaniago, mengatakan pihaknya memutuskan untuk mengadu ke polisi karena perbuatan Danny dinilai telah merusak moral bangsa dan mengandung unsur penistaan agama. Bagaimana pun, sambung dia, sabu dan bir merupakan produk haram yang tak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Apalagi, menurut Sonny, ucapan Danny yang direkam oleh video itu sudah tersebar di media sosial sehingga dikhawatirkan dikonsumsi pemuda dan merusak moral. Selain itu, dia menilai nama Habib Rizieq yang disinggung oleh Danny dapat menimbulkan konflik sosial.

"Jangan sampai video ini menimbulkan konflik karena salah satu objek yang disebutkan di video tersebut mau tidak mau atau suka tidak suka adalah nasab keturunan Rasulullah," kata dia di Mapolrestabes Bandung, Rabu (20/10).

"Pasukannya juga militan. Ini kan bisa menimbulkan konflik sosial ke depannya kalau hal-hal seperti ini tetap dibiarkan," lanjut dia.

Sonny berharap aduan yang dibuat ke polisi itu dapat membuat jera Danny meskipun sudah meminta maaf. Jangan sampai, peristiwa serupa bisa terulang di kemudian hari. Saat ini, beredar video lainnya yang tersebar di media sosial berisi permintaan maaf dari Danny.
"Terkait dengan dia sudah meminta maaf ataupun andaikata dia sudah sowan ataupun kepada yang sudah dia sebutkan namanya, itu silakan saja, hanya landasan kita di sini adalah untuk memberikan efek jera," tegas dia.

Adapun aduan yang dibuat ke Satreskrim Polrestabes Bandung itu tertuang dalam surat bernomor STPB/335/X/2021/JBR/POLRESTABES. [kumparan]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel