-->

Wisuda ke 1, Pondok Tahfidzul Qur’an Irsyadul ‘Ibad Cetak Santri Kuliah di Yaman dan Mesir


Buletin Banten - Ma’had Tahfidzul Qur’an Irsyadul ‘Ibad telah menggelar Wisuda 30 Juz Hafidzul Qur’an yang ke-1, sebanyak 8 orang santri menyelesaikan hafalannya dan menjadi wisudawan tahun ini. Acara berlangsung sejak pukul 08.15 WIB, Ahad, 26 September 2021 diawali dengan penampilan-penampilan dari Tahfidz Balita dan Anak Irsyadul ‘Ibad (TABAKI), penampilan tahfidz anak-anak SDIT Irsyadul ‘Ibad, dan penampilan syahril Qur’an dari Siswa/I SMPIT Irsyadul ‘Ibad.



Drs. Hidayat Rahman, M.Si., Ketua Yayasan Irsyadul ‘Ibad memberikan sambutan sekaligus membuka resmi prosesi acara wisuda. Beliau menyampaikan rasa haru dan bangganya terhadap santri yang telah menyelesaikan 30 juz hafalan Qur’an, yang tentunya bukan hal yang mudah di era Zaman sekarang.



Ma’hadz Tahfidzul Qur’an Irsyadul ‘Ibad telah berdiri sejak tahun 2017, dan menjadi salah satu Pondok Tahfidz yang memberikan beasiswa penuh kepada santrinya selama menghafal Al-Qur’an. Tak hanya dibimbing untuk menghafal Al-Qur’an, santri pondok pesantren yang berusia 4 tahun ini juga diajarkan banyak hal mengenai kehidupan sehari-hari “Di pondok kami diajarkan bagaimana berwirausaha, bagaimana kami mengelola usaha, bagaimana kami bersosialisasi, dan pengalaman lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu,” ungkap Ananda Taufik saat mewakili wisudawan untuk memberikan ucapan terimakasih.

Tepat pukul 10.30 WIB prosesi wisuda dilaksanakan, pemberian syahadah dan penyematan kepada santri yang diberikan langsung oleh Ketua Yayasan serta Kepala Ma’had Tahfidzul Qur’an Irsyadul ‘Ibad. Seusai penyematan dan nasyid, para Tahfidzul Qur’an melakukan sungkeman kepda orang tua masing-masing, ruangan menjadi penuh isak haru dari keluarga wisudawan yang hadir.




Salah satu wali santri mengungkapkan isi hatinya, rasa terima kasinya terhadap Irsyadul ‘Ibad “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Irsyadul ‘Ibad khususnya Ma’had Tahfidz Al-Qur’an yang telah membina anak-anak kami, mendidik anak-anak kami sehingga bisa menyelesaikan setorannya 30 juz. Mudah-mudahan apa yang telah Ananda raih itu menjadi pemicu semangat bagi yang lain dan bagi kehidupan mereka kedepannya.” ungkap Bapak Sunari. Ia berpesan untuk semua hadirin khususnya bagi wisudawan agar tetap melibatkan diri masing-masing dengan Al-Qur’an “Semakin kita banyak terlibat dengan Al-Qur’an semakin mulialah derajat kita.” Katanya.

Dari seluruh wisudawan, 3 orang dari mereka mendapatkan beasiswa kuliah ke Negeri Yaman dan Mesir, diantaranya Ananda Ahmad Yusuf, Ananda Fadhilah Yusuf Ramadhan dan Ananda Rizwanuddin.

Salah satu dari mereka menempuh hafalan Qur’an di Ma’had Tahfidz selama kurang lebih 2,5 tahun, ia mengaku menghafal Qur’an itu menjenuhkan tapi para santri selalu mencari cara baru agar hafalannya tetap terjaga dan terus meningkat “kendala dalam menghafal Qur’an itu kita cepat merasa jenuh ya, makanya kadang kita sering refreshing dengan cara-cara yang lain, misalnya kita menghafal dengan cara berbeda. Biasanya kan kita menghafal di Masjid, maka kita coba menghafal di tempat lain, di saung, atau di alam terbuka dan sebagainya untuk mengingatkan itu semua.” Ungkap Ananda Fadhil saat ditanyai di akhir acara. “Rencana setelah ini, Alhamdulillah kita mendapatkan program dari pondok untuk meneruskan studi ke Luar Negeri yaitu ke Yaman di Universitas Al-Iman.” Tuturnya lagi.

Wisuda ini pun ditutup dengan pelepasan santri yang akan diberangkatkan ke Yaman dan Mesir. Ustadz Lasip Pembina Yayasan Irsyadul ‘Ibad memberikan sedikit pesan untuk para wisduwan “untuk anak-anak kita semua, beliau, semoga senantiasa dijaga oleh Allah SWT, dijaga hafalannya, moral dan yang lainnya dijaga.” Ungkapnya. Seusai itu, acara ditutup dengan do’a dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para santri dengan seluruh pembina Yayasan dan keluarga masing-masing. [red/bb]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel