-->

Sungguh Tragis, Ahmad Dhani Ungkap 50% Pria Penghuni Penjara Dikirimi Surat Cerai oleh Isteri



Buletin Banten - Sungguh tragis pengakuan Ahmad Dhani ini. Menurut data yang dimilikinya, 50 persen pria penghuni penjara di Indonesia dikirimi surat cerai oleh para isteri mereka. 

Pernyataan Dhani ini menjawab pertanyaan dari Deddy Corbuzier apakah benar bahwa banyak orang yang keluar penjara menjadi gila.

Dhani yang mengalami dipenjara selama 11 bulan dengan serius menjawab, "50 persen laki-laki masuk penjara itu dikirimi surat cerai oleh isterinya. Itu data beneran. Boleh dicek di Lapas. Karena faktor ekonomi," jelas Dhani. 

Demikian diungkapkan pentolan band Dewa 19 Ahmad Dhani dalam bincang-bincang dengan podcaster Deddy Corbuzier yang ditayangkan kanal YouTube Deddy Corbuzier Podcast, Sabtu, 25 September 2021.

Sampai berita ini diturunkan, siaran podcast ini telah ditonton oleh 1.515.462 penonton dan dikomentari oleh 8.581 orang.

Takut Dicerai Isteri

Pada bagian sebelumnya, Ahmad Dhani mengakui bahwa dirinya sekarang lebih mengerem untuk bersikap kritis terhadap pemerintah karena takut dicerai isteri dan ibu menjadi sakit.

"Setahu gue, elo adalah laki-laki yang tidak takut dicerai isteri," desak Deddy Corbuzier.

Sambil tersenyum khas, Dhani menjawab, "Itu bisa jadi alasan karena gue harus peduli juga pada orang-orang yang menyintai gue. Tidak hanya isteri tapi juga mama dan anak-anak," kata Dhani.

Podcast ini sejatinya membahas tentang kasus pemukulan terhadap M Kece oleh NB. Namun obrolan ternyata lebih banyak membahas tentang pengalaman Dhani dipenjara karena kasus ujaran kebencian.

Penjara itu Berat

Dhani mengakui bahwa hidup dalam penjara itu berat. "Bahkan seminggu saja berat bro. Apalagi gue menjalani penjara selama 11 bulan. Berat banget," kata Dhani.

Dijelaskannya, bagian terberat masa di penjara adalah saat dia dipindahkan dari penjara di Jakarta ke Surabaya. "Berat banget di Surabaya karena gue jauh dari keluarga. Gue ini khan hidup untuk keluarga," kata Dhani.

Namun, selama di penjara, Dhani berusaha untuk menerima dengan ikhlas dan menghargai proses penegakan hukum.

"Sampai pada suatu titik, isteri gue (Wulan Jamila) pernah bilang, elo kok betah di penjara, ada apa?" ungkap Dhani.

Diungkapkannya selama di penjara di Jakarta dia banyak belajar karena penghuni penjara kebanyakan pengusaha, politisi dan kaum terpelajar.

"Kalau di Surabaya berat. 80 persen penghuninya rakyat kecil. 80 persen orang Madura," papar Dhani.

Untungnya Dhani adalah orang Jawa Timur asli sehingga tidak susah baginya untuk beradaptasi dengan penghuni penjara lainnya.

"Ya kesimpulan saya, kalau kita waktu SMA penakut, ya dalam penjara akan jadi bulan-bulanan. Tapi kalau kita pemberani, maka dalam penjara juga akan jadi orang yang disegani," kata Dhani.

Diakuinya bahwa selama di penjara, dia cukup disegani oleh penghuni penjara dan para sipir. "Mereka tahu saya punya medium untuk bercerita sehingga mereka takut dan segan kepada saya," tambah Dhani. (insider)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel