-->

Pria Tionghoa Diduga Nistakan Islam, Digeruduk Ormas FIB: Tak Ada Materai-materai, Takbir!




Buletin Banten - Baru-baru ini sebuah video sekelompok orang yang disebut terdiri dari yang mengaku ormas Islam viral di media sosial.

Pasalnya, dalam video yang beredar, mereka tampak mengamuk dan menggeruduk sebuah rumah seorang pria di Medan.

Usut punya usut, penggerudukan tersebut dilakukan lantaran sang pria pemilik rumah diduga menistakan agama Islam.

Dari video tersebut, terlihat seorang lelaki mengenakan pakian ormas dan kopiah warna putih mengaku dari Laskar Islam yang bernama Forum Islam Bersatu (FIB) Medan.

Di sana, ia juga mengatakan bahwa laskarnya datang ke rumah seorang penista agama Islam yang ia klaim sebagai orang China/Tionghoa.

“Penista agama Islam ini kebetulan China. Kepada para mujahid kumpul sekarang,” ujarnya, dikutip terkini.id pada Minggu, 26 September 2021.

“Kita tegakkan keadilan, tidak ada materai-materai lagi, takbir, takbir, takbir!”

Video tersebut viral setelah diunggah oleh sebuah akun media sosial Instagram, Hiu_petarung.74.

Di slide kedua, video tersebut menampilkan seorang warga yang menginterogasi lelaki bernama Wandy Weilung yang diduga menista wgama Islam tersebut.

Ia mempertanyakan motif lelaki itu menistakan agama Islam. Kemudian, Wandy pun menjelaskan hal itu dikarenakan emosi kepada seorang pedagang burung.

Di sisi lain, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir, telah membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar. Saya yang mengamankan sama anggota diserahkan ke Polrestabes Medan,” terang Kompol Faidir, dilansir dari Pewarta.co via Indozone.

Hal senada juga diungkapkan Pejabat Sementara (PS) Kasat Reskrim Polrestabes Medan Area, Kompol Rafles Langgak Putra Marpaung, ketika dikonfirmasi.

“Iya, benar,” jawabnya singkat.

Namun, saat disinggung apakah yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka, mantan Kasat Reskrim Polresta Delisersang itu belum bisa memberikan jawaban. (terkini)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel