-->

Seperti Lembaga Survei Lain, Tiga Bang Jago Kokoh Versi Arus Survei Indonesia



Buletin Banten - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih unggul dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam bursa calon presiden 2024.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an mengatakan, dalam survei terbaru lembaganya, diketahui Prabowo Subianto mendapatkan elektabilitas 12,5 persen.

"Posisi Prabowo disusul Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo 11,3 persen, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 9,3 persen," ujar Ali Rif'an dalam diskusi daring bertema "Capres-Cawapres Potensial 2024: Persepsi Publik Berdasarkan Klaster Figur", Selasa (8/6).

Melengkapi posisi lima tokoh teratas, kata Ali, ada Menteri Parekraf, Sandiaga S. Uno (8,3 persen), dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (6,4 persen).

Berikutnya, ada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (5,9 persen), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (3,9 persen), Komut Pertamina Basuki T. Purnama (3,2 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (2,5 persen), dan Ketua DPR RI Puan Maharani (2,3 persen).

Memperoleh elektabilitas di bawah 2 persen ada mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo (1,9 persen), Menko Polhukam, Mahfud MD (1,8 persen), Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (1,3 persen), dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (1,2 persen).

Disusul dengan elektabilitas di bawah 1 persen ada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto (0,9 persen), mantan Kepala BNPB, Doni Monardo (0,9 persen), Mendikbud, Nadiem Makarim (0,8 persen), Ketua Umum PBNU, Said Aqil Sorodj (0,7 persen), tokoh NU, Ali Masykur Musa (0,7 persen), pengusaha Chairul Tanjung (0,7 persen), Pangkostrad, Dudung Abdurachman (0,6 persen), Kepala BIN, Budi Gunawan (0,5 persen), Menteri Keuangan, Sri Mulyani (0,3 persen), dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir (0,1 persen).

"Sementara masih ada 22 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab," demikian Ali.

Arus Survei Indonesia melakukan survei secara nasional pada 1-7 Mei 2021 di 34 provinsi di Indonesia, dengan metode penarikan sampel adalah multistage random sampling.

Penarikan data responden melalui sambungan telepon dengan format pertanyaan berbentuk kuisioner.

Jumlah responden yakni 1.000 orang dengan margin of error kurang lebih 3,10 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(RMOL)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel