-->

Pengusaha Bipang Pasuruan Khawatir Terimbas Perdebatan Bipang Ambawang



Buletin Banten - Pernyataan Presiden Jokowi yang mempromosikan bipang Ambawang menuai perdebatan. Pasalnya, makanan yang berbahan babi ini dipromosikan sebagai oleh-oleh lebaran.

Ramainya perdebatan soal Bipang Ambawang dikhawatirkan berdampak pada penjualan jajanan yang memiliki nama serupa. Seperti diketahui, Kota Pasuruan memiliki jajanan khas yakni Bipang Jangkar. Bipang cap Jangkar Pasuruan merupakan makanan ringan terbuat dari beras dan gula.

"Bipang Jangkar kami jamin halal," kata Siou, pengusaha sekaligus pemilik toko Bipang Jangkar Pasuruan di Jalan Lombok, Pasuruan, Minggu (9/5/2021).

Siou mengaku sempat khawatir Bipang Jangkar dipersepsikan layaknya Bipang Ambawang yang merupakan makanan berat dari babi.

"Kami tahu ada isu yang kemarin Bipang Ambawang itu, kami berharap supaya orang nggak salah persepsi. Dikiranya bipang ini makanan dari babi, padahal kan tidak," tandasnya.

Bipang Jangkar sudah dikenal sejak 1949 di Kota Pasuruan. Jajanan ini diburu warga sebagai oleh-oleh. Selain dijual di toko-toko jajanan, jajanan yang juga disebut jipang ini juga banyak yang menjualnya secara on line.(dtk)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel